Langsung ke konten utama

KITA DAN CAKRAWALA

KITA DAN CAKRAWALA
oleh: Dilla Fitri Widowati

Reranting untaian waktu
Menghujamkan bait senyummu
Di balik tirai masa yang membubuhkan segala risau
Kepada angin yang berhembus malu-malu.

Sepertinya baru hari lalu
Mega menyapa kita saat terduduk di tengah kota
Kita bermahkota harap
Angkasa menjadi atap tempat doa mengiba

Arus kehidupan mengukir berjuta lekuk di bias wajahmu
Selengkung senyum senantiasa membingkai satu demi satu,
Langkah yang menerobos kabut abu-abu

Kali ini aku akan melukiskan garis-garis setapak yang pernah kita jejaki
Garis semu yang membayang dalam nafas dan detak

Mungkin sosokmu akan tenggelam seiring terbenamnya fajar
Tapi hikayat tentangmu akan mengorbit sepanjang masa di tepian cakrawala..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEBUAH KISAH 1

SEBUAH KISAH 1 oleh: Dilla Fitri Widowati Telah banyak noda yang ku gores pada nisanmu Hingga aku tak sanggup melihatnya Lihatlah diriku sekarang ini Ibu Betapa memilukan waktu yang terus mengejekku Aku tahu Takdir tengah mengujiku Dan permainan baru telah dimulai Tapi sudikah Tuhan menjawab doaku Untuk mengembalikan suaramu dalam ingatku Ku rasa tidak Ku rasa tak perlu Aku seringkali membait kisahku dalam sajak singkat Ku biarkan rentetan debu meramu dan membacanya Hingga suatu saat nanti titah ini akan sampai pada muara Di mana aku juga akan membait kisah ibuku yang sangat ku rindu Terlalu banyak yang ku bendung sendiri Tanpa tahu di mana harus ku bagi Atau pada siapa aku berbagi Datanglah malam ini Dan bujuklah fajar agar enggan kembali..

Angin dan Rinduku

ANGIN DAN RINDUKU oleh: Dilla Fitri Widowati Rinduku mengiba saat senja Menghitung langkah yang kau ayun Begitulah yang biasa ku perbuat Untuk membingkai rasa yang kian lekat Aku ingin bersandar dalam kemelutmu setiap saat merasakan detakmu Barangkali ada namaku di situ Aku seperti halnya debu Membuntuti langkahmu setiap waktu Selamanya akan tetap begitu Meski angin menerpaku dengan hembusan tanpa jeda waktu..

Dilla Fitri Widowati : Senja II

SENJA II oleh: Dilla Fitri Widowati Rimba cahaya merah saga Merambah semesta saat senja Dalam balut duka di penjara Debur semangat membahana Lentera memancar semburat dari matanya Memaku segala derita Membuncah dari laguna sukma      Lukisan tanda bahagia              Menyusup dalam benak Nama indahnya melebur dalam setiap doa Putri kusuma, ayu bakti lan setiti Itulah sang kartini Bias bias nya kan merambah Untuk langkah generasi yang merekah..