Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

CERPEN : HARGA SEBUAH TAKDIR

HARGA SEBUAH TAKDIR Oleh : Dilla F. Widowati Mobil Anda memasuki pelataran rumah. Sepi. Gadis semester 6 dari salah satu perguruan tinggi di Jakarta itu menengok jam yang melingkar di tangan kirinya. Pantas saja sepi, sekarang sudah pukul 11 malam. Ia memarkir mobil di garasi kemudian bergegas memasuki rumah. Tak perlu mengetuk pintu, sebab ia punya kunci rumah itu. Lampu ruang tengah sudah mati. Gelap. Anda melangkah pelan dengan hati-hati. Takut mengganggu tidur penghuni rumah. Langkahnya terhenti di depan sebuah kamar yang letaknya tak jauh dari ruang tamu. Pintu kamar itu terbuka separuh. Anda melangkah mendekati pintu. Ia menatap seorang lelaki seusianya yang tidur meringkuk dengan lampu kamar tetap menyala terang. Ia hendak masuk, namun tangan seorang perempuan paruh baya menariknya. Anda spontan menoleh. “Mamah? Kok belum tidur?” suara Anda sedikit berbisik. Takut laki-laki yang tengah tertidur pulas itu merasa terganggu. “Mamah nungguin Anda” Anda ...

CERPEN : MENGAPA DIMAS?

MENGAPA DIMAS ? Oleh : Dilla F.  Widowati Air mataku jatuh seiring sesak yang terus mengimpit dada. Di tengah kerumunan asing ini, aku yakin tak ada yang peduli padaku. Biarlah aku menangis. Toh mereka semua tak mengenalku. Aku terduduk di pojok ruangan yang ramai, namun terasa sepi bagiku. Aku mencuri pandang ke sekeliling sambil berusaha menahan air mata yang tak juga mau berhenti mengalir. Semuanya tampak bahagia, hanya aku saja yang tak bisa menahan gejolak, untuk terus berduka. *** “Mbak Sarah ya?” “Eh, iya. Kamu pasti anak baru yang katanya pindahan dari kantor cabang itu ya?” “Iya Mbak. Kenalin nama saya Dimas” “Selamat datang di kantor pusat ya Dim, semoga betah” “Makasih Mbak Sarah. Oiya, saya belum kenal staff-staff yang ada di sini, kalau saya kesusahan, boleh minta bantuan Mbak Sarah ya?” “Oh ya boleh dong. Udah tugas saya kali bantuin kamu. Kan kamu masuk divisi saya. Oh iya Dim, jangan panggil...