Langsung ke konten utama

SEBUAH KISAH 1

SEBUAH KISAH 1
oleh: Dilla Fitri Widowati

Telah banyak noda yang ku gores pada nisanmu
Hingga aku tak sanggup melihatnya
Lihatlah diriku sekarang ini Ibu
Betapa memilukan waktu yang terus mengejekku

Aku tahu
Takdir tengah mengujiku
Dan permainan baru telah dimulai
Tapi sudikah Tuhan menjawab doaku
Untuk mengembalikan suaramu dalam ingatku

Ku rasa tidak
Ku rasa tak perlu

Aku seringkali membait kisahku dalam sajak singkat
Ku biarkan rentetan debu meramu dan membacanya
Hingga suatu saat nanti titah ini akan sampai pada muara
Di mana aku juga akan membait kisah ibuku yang sangat ku rindu

Terlalu banyak yang ku bendung sendiri
Tanpa tahu di mana harus ku bagi
Atau pada siapa aku berbagi

Datanglah malam ini
Dan bujuklah fajar agar enggan kembali..

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Angin dan Rinduku

ANGIN DAN RINDUKU oleh: Dilla Fitri Widowati Rinduku mengiba saat senja Menghitung langkah yang kau ayun Begitulah yang biasa ku perbuat Untuk membingkai rasa yang kian lekat Aku ingin bersandar dalam kemelutmu setiap saat merasakan detakmu Barangkali ada namaku di situ Aku seperti halnya debu Membuntuti langkahmu setiap waktu Selamanya akan tetap begitu Meski angin menerpaku dengan hembusan tanpa jeda waktu..

Dilla Fitri Widowati : Senja II

SENJA II oleh: Dilla Fitri Widowati Rimba cahaya merah saga Merambah semesta saat senja Dalam balut duka di penjara Debur semangat membahana Lentera memancar semburat dari matanya Memaku segala derita Membuncah dari laguna sukma      Lukisan tanda bahagia              Menyusup dalam benak Nama indahnya melebur dalam setiap doa Putri kusuma, ayu bakti lan setiti Itulah sang kartini Bias bias nya kan merambah Untuk langkah generasi yang merekah..